Perbedaan Aqiqah dan Qurban yang Sering Tertukar
Dipublikasikan 5 April 2026
Aqiqah dan qurban sama-sama ibadah menyembelih hewan, sehingga sering dianggap mirip. Padahal keduanya berbeda dari sisi tujuan, waktu, hingga ketentuan hewannya. Berikut perbandingannya.
1. Tujuan dan sebab
- Aqiqah: wujud syukur atas kelahiran anak. Sebabnya adalah kelahiran.
- Qurban: ibadah mendekatkan diri kepada Allah pada Idul Adha, meneladani Nabi Ibrahim. Sebabnya adalah datangnya hari raya kurban.
2. Waktu pelaksanaan
- Aqiqah: dianjurkan hari ketujuh kelahiran, atau setelahnya bila belum mampu. Detailnya di artikel waktu pelaksanaan aqiqah.
- Qurban: hanya pada 10 Zulhijah (Idul Adha) dan hari tasyrik 11, 12, 13 Zulhijah.
3. Jenis dan jumlah hewan
- Aqiqah: kambing atau domba. Anak laki-laki 2 ekor, perempuan 1 ekor.
- Qurban: kambing/domba untuk 1 orang, atau sapi/unta untuk 7 orang (patungan).
Untuk syarat umur dan kesehatan, keduanya mirip: cukup umur, sehat, tidak cacat, seperti dijelaskan pada syarat kambing aqiqah.
4. Pembagian daging
- Aqiqah: dianjurkan dibagikan dalam keadaan sudah dimasak kepada tetangga, kerabat, dan fakir miskin. Memasaknya biasanya dilakukan keluarga sendiri atau melalui jasa katering, sedangkan hewannya Anda siapkan terlebih dahulu.
- Qurban: dibagikan umumnya dalam keadaan mentah, boleh dimakan sebagian oleh yang berkurban.
5. Hukum
Keduanya umumnya dihukumi sunnah muakkad (sangat dianjurkan), bukan wajib, menurut mayoritas ulama.
Ringkasan
| Aspek | Aqiqah | Qurban |
|---|---|---|
| Sebab | Kelahiran anak | Idul Adha |
| Waktu | Hari ke-7 (atau setelahnya) | 10-13 Zulhijah |
| Hewan | Kambing/domba | Kambing/domba/sapi/unta |
| Daging | Dibagikan matang | Dibagikan mentah |
Penutup
Aqiqah dan qurban sama mulianya, hanya berbeda momen dan ketentuan. Bila Anda di Lampung dan saat ini ingin menunaikan aqiqah, Aqiqah Lampung menjual kambing dan domba hidup sehat sesuai syariat dengan harga transparan, siap antar GRATIS ongkir ke semua area layanan. Konsultasi gratis via WhatsApp.